Tips Pintar Berhemat Mulai Dari Pengeluaran Kecil

tips pintar berhemat pengeluaran rumah tangga

Konsultan perencanaan keuangan, Budi Raharjo CFP, mengungkapkan dalam blognya “Before you plan your money, you should plan your mind."  Dalam hal keuangan pribadi, banyak orang yang mengalami kesulitan dalam hal yang paling sederhana dan paling dasar, yaitu mengelola arus uang masuk dan keluar, yang bisa disebabkan berbagai hal seperti gaya hidup yang boros dan tidak seimbang, keyakinan yang salah tentang uang, dan sebagainya”.

Berhemat sesungguhnya adalah solusi yang paling mungkin untuk menciptakan kesehatan keuangan pribadi keluarga Bunda, terutama pada masa-masa sulit, tapi berhemat tidak sama dengan kikir atau pelit. Berhemat adalah usaha untuk memangkas anggaran pengeluaran yang tidak penting. Tapi kadangkala meskipun usaha berhemat sudah dilakukan namun pendapatan tetap saja minus alias habis sebelum waktunya sehingga Bunda mungkin bingung harus menghemat pengeluaran yang mana lagi karena sebagian besar pengeluaran yang Bunda anggap tidak penting sudah dipangkas habis.

Padahal Bunda tidak sadar bahwa ada pengeluaran remeh-temeh yang jumlahnya sangat kecil dan mungkin tidak berarti tapi jika dijumlahkan dalam satu bulan akan mendapatkan angka pengeluaran yang lumayan besar. Biasanya celah pengeluaran yang jumlahnya sangat kecil inilah yang membuat Bunda menjadi boros luar biasa dan bisa-bisa menghabiskan sebagian besar penghasilan keluarga Bunda setiap bulan. Berikut beberapa tips pintar berhemat mulai dari pengeluaran kecil.

Tips Pintar Berhemat Mulai Dari Pengeluaran Kecil

Sebenarnya gaya hidup berhemat ini identik dengan frugal living, gaya hidup yang saat ini sedang menjadi isu hangat di kalangan masyarakat karena dianggap menjadi salah satu solusi untuk membantu menata keuangan keluarga menjadi lebih baik. Umumnya seseorang yang menjalani gaya hidup ini akan memfokuskan uang dan perhatian pada hal-hal penting, seperti menabung atau mempersiapkan dana pensiun.

Tapi bagaimana jika sudah menerapkan gaya hidup Frugal Living, namun pengeluaran masih belum berimbang dengan pemasukan? Untuk kasus seperti ini sebenarnya ada banyak solusinya, diantaranya mencari pekerjaan sampingan untuk membantu menambah penghasilan atau mulai berhemat dari pengeluaran kecil yang sebelumnya sering dianggap sepele. Berikut ini beberapa tips pintar berhemat mulai dari pengeluaran kecil yang mungkin bisa dipraktekkan untuk menjaga kestabilan keuangan rumah tangga.

1. Belilah Barang Kebutuhan Rumah Tangga Dalam Jumlah atau Ukuran Besar

Buatlah daftar kebutuhan rumah tangga Bunda, seperti minyak goreng, deterjen, pewangi, susu, gula, kopi, sabun mandi, odol, dan sebagainya. Belilah kebutuhan tersebut dalam jumlah atau ukuran yang lebih besar, selain bisa menghemat pengeluara juga waktu agar tidak terlalu sering bolak-balik berbelanja. Jika Bunda membeli barang dalam kemasan jumbo, untuk berhemat bagilah dalam porsi yang lebih kecil menggunakan wadah atau toples yang bisa dipakai berulangkali. Selain mendapat harga lebih hemat, biasanya saat pembelian produk berukuran besar ada promo tertentu, seperti bonus produk ukuran kecil atau lainnya sehingga Bunda bisa double untung.

2. Usahakan Untuk Selalu Membawa Bekal Makan Siang Dari Rumah

Jika kantor tempat Bunda bekerja tidak menyediakan makan siang, usahakan untuk selalu membawa bekal makan siang dari rumah, selain lebih berhemat juga lebih sehat. jika Bunda sedang menjalani program diet, membawa bekal makan siang dari rumah tentu lebih menguntungkan karena menunya sesuai dengan kebutuhan nutrisi harian Bunda dan kualitas makanan lebih terjamin.

3. Usahakan Untuk Selalu Membawa Botol Minuman Dari Rumah

Daripada setiap hari selalu membeli air minum mineral,membawa botol minum sendiri yang bisa diisi ulang di rumah atau kantor membuat Bunda berhemat beberapa ribu rupiah setiap hari. Memang terlihat sepele, tapi jika dalam satu hari Bunda membeli dua atau tiga botol air minum kemasan maka Bunda harus mengeluarkan uang yang lumayan jika dijumlahkan dalam satu bulan.

4. Pertimbangkan Untuk Berhenti Berlangganan TV Kabel

Nyaris sebagian besar rumah di perkotaan selalu terpasang parabola TV kabel dan seolah menjadi gengsi tersendiri dengan berlangganan TV kabel. Tapi jika Bunda lebih bijaksana, tidak mungkin belasan bahkan puluhan channel yang tersedia di jaringan TV kabel tersebut Bunda tonton semuanya. Jika tidak terlalu penting, Bunda bisa mempertimbangkan untuk menghentikan langganan TV kabel jika dirasa tidak terlalu efektif, apalagi jika Bunda dan anggota keluarga lainnya memiliki aktivitas di luar rumah yang cukup padat sehingga nyaris tidak memiliki waktu untuk menonton televisi sepanjang hari.

5. Pilih Mengirim Pesan Secara Gratis

Saat ini operator seluler berlomba-lomba menawarkan paket internet murah dengan kuota lumayan besar disertai fasilitas gratis tambahan seperti gratis chat, akses media sosial, dan sebagainya. jika tidak terlalu penting untuk menelpon atau SMS, gunakan fasilitas gratis ini menghubungi rekan atau keluarga Bunda lainnya, selain bisa berhemat juga bisa mengirimkan berbagai dokumen penting, foto, dan lain-lain tanpa dikenai biaya tambahan, jika pun kuota berkurang biasanya tidak terlalu banyak.

6. Pergunakan lampu hemat energi

Jika Bunda pusing dengan tagihan listrik yang selalu membengkak dari bulan ke bulan, akibat pemakaian bertambah atau tarif dasar listrik yang selalu naik. Salah satu solusinya adalah gantilah lampu-lampu rumah Bunda dengan lampu yang hemat energi dan tahan lama, yang saat ini telah beredar di pasaran. Meskipun harganya lebih mahal tapi keuntungannya bisa Bunda nikmati untuk jangka panjang.

7. Jika tidak penting, tidak usah berlangganan telpon rumah

Biasanya berlangganan telpon rumah akan dikenai biaya abodemen yang lumayan, jika tidak efektif dan jarang digunakan karena lebih sering menggunakan telpon seluler, lebih baik Bunda menghentikannya.

8. Gunakan keran air yang dapat menghemat air

Saat ini telah beredar di pasaran keran air yang di klaim dapat menghemat pemakaian air hingga 15% dengan kekuatan semburan air yang setara dengan keran-keran pada umumnya. Gunakan keran dengan teknologi ini, selain menghemat penggunaan air di rumah Bunda, juga bisa menghemat tagihan air setiap bulan.

9. Hentikan kebiasaan mandi terlalu lama

Terkadang tanpa sadar Bunda atau anggota keluarga lainnya menghabiskan banyak waktu dikamar mandi untuk melakukan berbagai macam perawatan. Sebaiknya mulai dari sekarang usahakan untuk menghentikan kebiasaan mandi terlalu lama, karena selain menghabiskan air juga waktu Bunda serta keluarga.

10. Simpan makanan dalam freezer

Makanan yang disimpan dalam freezer akan tahan lebih lama dan bisa dipanaskan kembali jika ingin memakannya. Selain menghemat pengeluaran belanja juga menghentikan kebiasaan terlalu sering membuang makanan.

11. Hemat belanja dapur dengan menanam berbagai tanaman di halaman rumah

Halaman yang sempit bukanlah halangan untuk melakukan gerakan berhemat belanja kebutuhan dapur seperti bumbu yang nyaris selalu digunakan untuk setiap jenis masakan, sayur-sayuran, dan lain-lain. Selain bisa menghemat pengeluaran belanja dapur dalam satu bulan, juga memberikan peluang untuk menghasilkan rupiah dari menjual hasil panen tanaman yang Bunda tanam kepada tetangga terdekat.

contoh aplikasi keuangan keluarga

Sikap berhemat bukanlah halangan untuk menikmati hidup, justru berhemat memberikan peluang bagi kita untuk menikmati hidup yang lebih terencana, lebih sehat, dan lebih baik lagi di masa yang akan datang. Karena itu jangan takut untuk selalu melakukan gerakan penghematan yang bisa dimulai dari pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya sangat kecil tapi berpotensi menghasilkan jumlah yang besar jika dilakukan setiap hari.

Nah, jika Bunda masih merasa kesulitan untuk melakukan pencatatan keuangan keluarga, tidak perlu khawatir karena sudah banyak aplikasi keuangan yang bisa diunduh melalui smartphone Bunda yang bisa membantu mengelola keuangan keluarga menjadi lebih baik. Tidak hanya mencatat pendapatan dan pengeluaran, aplikasi ini biasanya juga menyematkan fitur yang sangat membantu Bunda, seperti membuat laporan yang bisa diakses secara cepat, simulasi investasi, pengingat pembayaran tagihan tiap bulan, hingga fitur Financial Health Check Up yang memungkinkan penggunanya tahu kondisi kesehatan keuangannya. Nah, Bunda harus mulai mencobanya nih agar bisa mengelola keuangan lebih baik.
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar